Mengelola penjualan kamar hotel melalui berbagai OTA seperti Traveloka, Agoda, Booking.com, Expedia, dan platform lainnya dapat membantu hotel mendapatkan lebih banyak tamu. Namun, semakin banyak channel yang digunakan, semakin besar pula tantangan dalam mengelola ketersediaan kamar.
Pelajari strategi mengembangkan bisnis hotel untuk meningkatkan okupansi dan pendapatan melalui pelayanan berkualitas, pemasaran digital, optimasi harga, OTA, media sosial, dan teknologi.
Training karyawan hotel penting untuk meningkatkan kompetensi staff dan kualitas pelayanan kepada tamu. Materinya mencakup customer service, komunikasi, grooming, front office, housekeeping, food and beverage, complaint handling, SOP, penggunaan PMS, safety, dan teamwork.
Industri perhotelan merupakan salah satu bisnis yang cukup sensitif terhadap perubahan kondisi ekonomi, tren wisata, persaingan, hingga situasi darurat. Ketika terjadi krisis, jumlah tamu dapat menurun, tingkat hunian berkurang, dan pendapatan hotel ikut terdampak.
Website hotel bukan hanya berfungsi sebagai tempat untuk menampilkan informasi mengenai hotel. Jika dikelola dengan baik, website dapat menjadi salah satu sumber utama booking langsung (direct booking) bagi hotel.
Meningkatkan produktivitas staf hotel penting untuk menciptakan operasional yang efisien dan pelayanan yang lebih baik. Strateginya meliputi pembagian tugas yang jelas, penerapan SOP, pelatihan rutin, manajemen shift, komunikasi antarbagian, penggunaan checklist, hingga pemberian apresiasi.
Mengelola hotel syariah membutuhkan strategi yang tepat untuk meningkatkan okupansi dan keuntungan. Mulai dari menentukan target pasar, menyediakan fasilitas sesuai prinsip syariah, meningkatkan pelayanan, memanfaatkan OTA dan pemasaran digital, hingga menggunakan PMS untuk mengoptimalkan reservasi dan operasional. Evaluasi rutin membantu bisnis berkembang berkelanjutan.
Di era digital seperti sekarang, persaingan bisnis villa semakin ketat. Banyak pemilik villa menawarkan fasilitas terbaik, lokasi strategis, hingga harga yang kompetitif. Namun, semua itu belum tentu cukup jika strategi pemasaran dan pengelolaan booking belum optimal.