Booking hotel yang sudah dibayar masih bisa diubah tanggalnya, tergantung kebijakan hotel, jenis tarif, ketersediaan kamar, dan platform pemesanan. Artikel ini membahas cara mengajukan perubahan tanggal, kemungkinan biaya tambahan, pengelolaan pembayaran, serta pentingnya sistem hotel dalam menjaga data reservasi dan ketersediaan kamar tetap akurat.
Saat menginap di hotel, tamu terkadang ingin menerima kunjungan dari teman, keluarga, rekan kerja, atau orang lain yang tidak ikut melakukan reservasi. Namun, muncul pertanyaan: apakah pengunjung dari luar boleh masuk ke kamar hotel?
Mengenal istilah dasar dapur dan F&B hotel seperti mise en place, ala carte, table d'hote, garnishing, plating, appetizer, main course, hingga food cost. Memahami istilah ini membantu mahasiswa perhotelan dan staf baru berkomunikasi, mengikuti prosedur, serta lebih siap menghadapi operasional F&B di industri hotel.
Mahasiswa baru perhotelan perlu memanfaatkan praktik di laboratorium sebagai latihan sebelum masuk ke dunia kerja. Artikel ini membahas 5 kesalahan yang perlu dihindari, seperti menganggap praktik hanya tugas kuliah, mengabaikan grooming, takut berkomunikasi, tidak berani bertanya, dan kurang memahami SOP. Disiplin, attitude, komunikasi, dan kemauan belajar menjadi bekal penting bagi calon hotelier.
Dalam dunia perhotelan, memberikan pelayanan terbaik kepada tamu bukan hanya tentang kecepatan dan ketepatan dalam bekerja. Cara menghadapi tamu ketika terjadi masalah juga menjadi bagian penting dari kualitas pelayanan hotel.
Service Recovery Paradox menjelaskan bagaimana penanganan komplain yang cepat, tepat, dan profesional dapat membuat pengalaman tamu menjadi lebih positif setelah masalah terselesaikan. Artikel ini membahas cara menangani komplain, pentingnya empati dan follow-up, pencatatan masalah, evaluasi layanan, serta peran tim dan teknologi dalam meningkatkan service recovery hotel.
Hospitality attitude adalah sikap dan pola pikir yang penting dimiliki seorang hotelier dalam memberikan pelayanan kepada tamu. Artikel ini membahas 7 sikap utama, yaitu ramah, empati, sabar, mau membantu, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta mau belajar dan menerima kritik untuk menciptakan pelayanan hotel yang profesional.
Dalam dunia perhotelan dan restoran, cara menyajikan makanan kepada tamu merupakan bagian penting dari pelayanan. Tidak hanya soal makanan yang enak, tetapi juga bagaimana makanan tersebut disajikan agar memberikan pengalaman yang nyaman dan sesuai dengan jenis acara.