Memasuki tahun 2026, industri perhotelan semakin bergantung pada teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan tamu. Salah satu teknologi paling penting bagi hotel adalah
PMS (Property Management System).
PMS bukan lagi sekadar alat pencatatan reservasi, tetapi telah berkembang menjadi pusat kendali operasional hotel.
Namun, dengan banyaknya pilihan
PMS hotel di pasaran, bagaimana cara memilih
PMS yang benar-benar tepat untuk properti Anda? Artikel ini akan membahas panduan praktis memilih
PMS hotel dengan bahasa yang mudah dipahami dan relevan untuk kebutuhan hotel di tahun 2026.
1. Pahami Kebutuhan Properti Anda
Langkah pertama sebelum memilih
PMS hotel adalah memahami kebutuhan properti Anda sendiri. Setiap hotel memiliki karakteristik yang berbeda.
Beberapa pertanyaan yang perlu Anda jawab:
- Apakah hotel Anda termasuk budget hotel, hotel bintang, villa, atau guest house?
- Berapa jumlah kamar dan outlet (restoran, café, dll)?
- Apakah Anda membutuhkan fitur POS, housekeeping, dan laporan keuangan terintegrasi?
Dengan memahami kebutuhan ini, Anda bisa menghindari
PMS yang terlalu kompleks atau justru kurang fitur.
2. Pilih PMS Berbasis Cloud
Di tahun 2026,
PMS berbasis cloud menjadi standar baru dalam industri perhotelan.
PMS cloud memungkinkan Anda mengakses sistem kapan saja dan di mana saja selama terhubung ke internet.
Keunggulan
PMS cloud antara lain:
- Tidak perlu server fisik
- Update sistem otomatis
- Data lebih aman dengan backup berkala
- Cocok untuk hotel dengan banyak cabang
PMS cloud juga sangat membantu pemilik atau manajer hotel yang ingin memantau operasional secara real-time.
3. Pastikan Integrasi dengan Channel Manager & Booking Engine
Distribusi kamar secara online adalah kunci peningkatan okupansi hotel. Oleh karena itu,
PMS yang baik harus dapat terintegrasi dengan:
- Channel Manager (OTA seperti Traveloka, Agoda, Booking.com)
- Booking Engine di website hotel
Integrasi ini membantu menghindari overbooking dan memastikan ketersediaan kamar selalu update secara otomatis.
4. Perhatikan Kemudahan Penggunaan (User Friendly)
PMS hotel akan digunakan setiap hari oleh staf front office, housekeeping, hingga accounting. Sistem yang terlalu rumit justru akan memperlambat operasional.
Pilih
PMS yang:
- Tampilannya sederhana dan mudah dipahami
- Tidak membutuhkan pelatihan yang terlalu lama
- Memiliki alur kerja yang sesuai dengan operasional hotel
Semakin mudah digunakan, semakin cepat staf Anda beradaptasi.
5. Fitur Laporan dan Keuangan yang Lengkap
Di tahun 2026, data menjadi aset penting.
PMS hotel yang tepat harus mampu menyajikan laporan secara otomatis dan akurat, seperti:
- Laporan okupansi
- Pendapatan kamar dan non-kamar
- Laporan pajak dan service charge
- Profit & Loss (P&L)
Fitur ini sangat membantu manajemen dalam mengambil keputusan bisnis dengan lebih cepat dan tepat.
6. Dukungan Teknis dan Layanan Purna Jual
Teknologi tanpa dukungan yang baik bisa menjadi masalah besar. Pastikan penyedia
PMS memiliki:
- Tim support yang responsif
- Panduan penggunaan yang jelas
- Update dan pengembangan sistem berkelanjutan
Dukungan teknis yang baik akan mengurangi risiko gangguan operasional hotel.
7. Sesuaikan dengan Budget dan Skala Bisnis
Harga
PMS hotel sangat bervariasi, tergantung fitur dan skala penggunaan. Pilih
PMS yang:
- Biayanya transparan
- Tidak membebani operasional hotel
- Fleksibel untuk berkembang seiring pertumbuhan bisnis
Ingat,
PMS adalah investasi jangka panjang, bukan sekadar biaya.
Kesimpulan
Memilih
PMS hotel yang tepat di tahun 2026 bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang efisiensi, kenyamanan kerja, dan pengalaman tamu. Dengan memahami kebutuhan properti, memilih
PMS cloud yang terintegrasi, mudah digunakan, serta didukung layanan teknis yang baik, hotel Anda akan lebih siap bersaing di era digital.
Jika Anda mencari solusi
PMS hotel yang modern, mudah digunakan, dan sesuai dengan kebutuhan hotel di Indonesia,
HotelMu dapat menjadi pilihan tepat untuk membantu operasional hotel Anda lebih efisien dan terintegrasi.