Bagi pemilik hotel, mengetahui jumlah kamar yang terjual atau total pendapatan setiap bulan saja belum cukup untuk mengetahui apakah bisnis hotel berjalan dengan baik. Pemilik juga perlu mengetahui berapa besar biaya yang dikeluarkan dan apakah pendapatan tersebut benar-benar menghasilkan keuntungan.
Cloud PMS membantu hotel mengelola reservasi, operasional, laporan, dan berbagai kebutuhan hotel secara lebih efisien. Sebelum berlangganan, penting memahami biaya, fitur, integrasi, serta menghitung ROI agar investasi PMS benar-benar memberikan manfaat bagi hotel.
Direct Booking dan OTA sama-sama penting dalam strategi pemasaran hotel. OTA membantu menjangkau tamu baru, sedangkan direct booking dapat mengurangi ketergantungan pada komisi pihak ketiga. Dengan website, booking engine, promosi, SEO, media sosial, dan program repeat guest, hotel dapat meningkatkan direct booking dan menekan biaya distribusi hingga lebih efisien.
Pelajari strategi mengembangkan bisnis hotel untuk meningkatkan okupansi dan pendapatan melalui pelayanan berkualitas, pemasaran digital, optimasi harga, OTA, media sosial, dan teknologi.
Training karyawan hotel penting untuk meningkatkan kompetensi staff dan kualitas pelayanan kepada tamu. Materinya mencakup customer service, komunikasi, grooming, front office, housekeeping, food and beverage, complaint handling, SOP, penggunaan PMS, safety, dan teamwork.
Industri perhotelan merupakan salah satu bisnis yang cukup sensitif terhadap perubahan kondisi ekonomi, tren wisata, persaingan, hingga situasi darurat. Ketika terjadi krisis, jumlah tamu dapat menurun, tingkat hunian berkurang, dan pendapatan hotel ikut terdampak.
Website hotel bukan hanya berfungsi sebagai tempat untuk menampilkan informasi mengenai hotel. Jika dikelola dengan baik, website dapat menjadi salah satu sumber utama booking langsung (direct booking) bagi hotel.
Meningkatkan produktivitas staf hotel penting untuk menciptakan operasional yang efisien dan pelayanan yang lebih baik. Strateginya meliputi pembagian tugas yang jelas, penerapan SOP, pelatihan rutin, manajemen shift, komunikasi antarbagian, penggunaan checklist, hingga pemberian apresiasi.